Katanya nih, tuhan itu maha adil..
ya kata mereka para penceramah..
tapi benar gak sih kalau Dia maha adil??
kita lihat di lingkungan sekitar saja ya..
jangan bawa-bawa Alam ghaib, karena kamu juga belum kesana ..

Ada yang bilang kita gak bisa memilih dimana kita dilahirkan, namun kita bisa menjadi apa saat kita mati..
misal nih, banyangkan saudara kita yang lahir di tempat dimana kelaparan merajalela..
pernah lihat foto seorang anak yang merangkat ke pengungsian sambil diikuti burung pemakan bangkai ?

misal nih kalau anda yang ada diposisinya..
mau gak sih seperti dia??
hidup gak pernah menikmati lezatnya nasi padang.
gak pernah nonton youtube..
juga andaikan Azazil disuruh milih, pasti dia gak mau diciptakan menjadi penghasut..
sayang, takdir kita sudah ditulis sama Dia..
kamu jadi ini, kau jadi itu, dia jadi ini, beliau jadi itu..
wahh..
jadi teringat sebuah kisah antara percakapan Iblis dan Rasul mengenai takdir..
Iblis berkata : "wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda."
jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.
Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di
perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis
sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
"Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT" (QS Hud :118-119) juga membaca,
"Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku" (QS Al-Ahzab :38)
Iblis lalu berkata:
"Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir
telah kering.
Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan
rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin
makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka.
aku si celaka yang
terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak
berbohong."
0 Response to "Di dunia ini Tuhan Gak Adil"
Post a Comment