Lintah Dalam Kangkung - Fakta atau Hoax

Ditahun 2011 untuk pertama kali saya melihat sebuah berita yang terbilang menggelitik,

kenapa menggelitik?

saya melihat berita itu ketika sedang membuka beranda sosmed yang terposting oleh seorang teman facebook,
dimana isi dari beritanya adalah adanya seorang anak kecil di solo yang meninggal dikarenakan ada lintah yang terdapat di perutnya,

selidik punya selidik lintah itu berasal dari Tumis Kangkung yang belakangan dikonsumsinya beberapa hari lalu.

Sepintas saya sempat kaget, apa bener ini berita... kok ga masuk infotainment lokal.

Selang beberapa hari nongol lagi berita yang sama persis seperti berita pertama, namun ada sedikit perubahan disini,
dimana lokasi kejadiannya adalah negara tetangga yaitu Malaysia.
Ssst, hahahaha,

 jelas ini berita kampret yang disebarkan oknum degle, dan parahnya dishare oleh mereka yang masih belum "melek" terhadap fakta.

 Kini setelah 5 tahun berlalu, masih saja ada yang share tentang Lintah dalam Kangkung,

karena mendapat wangsit dari pencipta akhirnya lewat tulisan kecil ini saya coba jelaskan sedikit pencerahan buat anda semua,
karena kata guru agama saya dulu mengatakan bahwa ;
"Memberikan Pengetahuan yang baik itu pahalanya Jariyah alias terus berlipat ganda andaikan pengetahuan yang dibagikan itu digunakan untuk kebaikan, 
begitupun sebaliknya Jika pengetahuan yang salah yang diberi tahu, maka dosanya terus berlipat selama itu masih deisebarkan"

Namun itu buat mereka yang masih percaya tentang konsep Pahala dan Dosa, jika tak percaya ya gpp.
Ok, kembali ke topik,

Lintah dalam Kangkung


Kemarin di beranda fbku muncul lagi yang posting gambar lintah di kangkung ..

saya berani katakan itu HOAX ..

kenapa?
Di cerita itu tidak menyebutkan tempat dan tanggal kejadian, di mana-mana laporan kasus harus memuat ini agar bisa di-crosscheck kebenarannya khan .. (ya sudah, mungkin kamu bilang aku cerewet soal ini .. ok, next)

Saat mencuci sayur, mungkin saja si lintah masih hidup bersama telur-telurnya, biasanya, sayur dicuci pakai air garam agar sisa-sisa residu pestisida dan bahan-bahan kimia lainnya larut dan tidak akan kita makan ..

(mungkin, kamu juga bilang, bagaimana kalau  cuma dicuci air biasa saja? .. atau jangan-jangan  ini lintah yang hidup di air laut/payau .. ok,next)
kangkung khan dimasak pake suhu sampai 100 derajat celcius,  dan lintah, adalah makhluk yang tumbuh dan berkembang pesat justru di air yang dingin dan mengandalakn panas dari tubuh mangsanya sebagai identifikasi lokasi sasaran ..
(mungkin kamu juga akan bilang, ini dimasak pake temperatur rendah biar kangkungnya gak kehilangan vitaminnya .. ok ok, next)

tahukah kamu kalau asam lambung adalah asam paling kuat di dunia, bahkan gembok aja bisa rusak kalau dimuntahin asam lambung,, masa si lintah gak mati? ..
(lho kematian khan di tangan Tuhan .. baiklah,next)


di kisah itu diceritakan bahwa ketika di-X-Ray maka ketahuanlah adanya koloni lintah,  kalau kamu belum pernah merasakan di-X-Ray mungkin kamu menganggap X-Ray ini hanya kayak cahaya lampu senter,,,

sosok makhluk tanpa tulang belakang?
bertahan di X-Ray? ..
(ya sudah, mungkin kamu bilang gimana kalo ini jenis yang mutant .. ok, ok,next)

kalo sudah sampai tahap ini, dan kamu gak percaya kalau itu Hoax ..
 jelasnya kamu belum pernah digigit lintah,
dan dengan mudah si lintah akan mabok kepayang hanya dengan air tembakau atau air garam yang tidak membunuhnya, tapi justru menyiksanya sampai kehabisan cairan .

cara lintah menyerap darah adalah proses Osmosis.
osmosis artinya berpindahnya larutan yang lebih pekat ke larutan yang lebih encer melalui membran semipermiable,

nah lintah memiliki larutan dengan konsentrasi yang cenderung rendah dibandingkan dengan air garam, ini akan memaksa cairan dalam tubuh lintah keluar dan lintah kekurangan cairan, mengering seperti ikan asin.

Hahaha…
Satu lagi, ketika lintah sudah selesai menghisap darah, diapun kekenyangan dan mulai melepaskan diri dari mangsanya.

 Kamu pernah kan kekenyangan dan terus ngantuk .

hahaha, diapun akan mengalami hal yang sama.

Nah seandainya ini di dalam saluran pencernaan, apa gak kebawa keluar bersama kotoran? ...
hahahaha ..
cerdaslah kawanku

dan satu lagi terakhir, ada yang bilang "Tapi saya pernah menemukan adanya ulat dalam kangkung",

 woyy, jangankan kangkung, sayur lainnya saja saya sering nemu kok dan pastinya mereka udah mati.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

5 Responses to "Lintah Dalam Kangkung - Fakta atau Hoax "

  1. sudah lama ngga makan kangkung nih

    ReplyDelete
  2. Ya ampuuuunnnn , baca ini jd tenang ^o^... sbnrnya aku jg ga yakin ama cerita itu mas..tp, berhubung aku jijik bgt ama binatang yg bernama linta ato pacet ini, jdnya tiap makan kangkung, aku slalu membelah batangnya...huahahahaha.... skedar meyakinkan dia ga nyangkut di lubang batangnya :D..tx infonya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pelajarannya, crosscheck berita terlebih dulu

      Delete
  3. Lantas bagaimana kita bisa menjelaskan pd anak kl 4 yang bertanya : jadi bagaiman cacing bisa ada di perut kita kalau semua makanan (yang di lalat in)yang masuk ke dalam perut bisa mati karena asam lambung?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sangat menarik sekali pertanyaan Anda, pernah dengar "Boiled Frog Phenomenon". Kurang lebih seperti itulah analogi Cacing didalam tubuh kita yang sudah ada sejak lahir dengan cacing yang baru masuk.

      Delete